Aceh Tamiang – BeritaAktual.Online.
Bantuan revitalisasi sekolah mengalir deras di Aceh Tamiang, salah satunya sekolah SMK Negeri l Bendahara, yang terletak di Kampung ( Desa) Raja, Kecamatan bendahara, mendapatkan kucuran dana senilai 2,5 M lebih yang bersumber dari anggaran APBN, yang di kucurkan oleh kementerian pendidikan untuk kegiatan revitalisasi sekolah,
kegiatan tersebut di kerjakan dengan cara swakelola, oleh panitia pembangunan satuan Pendidikan ( P2SP) yang terbagi menjadi empat kegiatan. Namun yang menjadi sorotan publik, anggaran pengecatan yang nilai nya Pantastis, upah kerja ada istilah nego nego ( tawar menawar) anggaran pengecatan Mencapai 298 juta lebih dengan pekerja hanya empat orang, menjadi tanda tanya.
Pada hari sabtu ( 11/04/2026 ) awak media ke lokasi kegiatan dan mengkonfirmasi subakti selaku bidang sarana dan prasarana ( sapras) di sekolah tersebut, awak media pertanyakan berapa anggaran keseluruhan yang di Terima sekolah, berapa orang pekerja di bidang pengecatan, dan berapa ongkos yang di berikan.
“Untuk anggaran keseluruhan yang kita Terima 2.5 M lebih bang, untuk pengecatan, itu untuk dinding luar saja, jumlah pekerja untuk pengecatan berjumlah empat orang, kalau soal ongkos nya berapa, coba bang tanyakan dengan kepsek bang, karena nego nego ongkos dengan kepsek bang, saya tidak tahu,”terang subakti.
Awak Media konfirmasi Suharto selaku Kepala sekolah ( kepsek), melalui pesan whatsapp nya, dengan nomor ( +62 852-xxxx-2999 ) untuk konfirmasi terkait hal tersebut, namun sangat di sayangkan, kepsek tidak menjawab konfirmasi awak media,
Awak media menemui kepala tukang yang sedang bekerja di bagian rehap ruang sekolah yang berjumlah empat ruangan, dengan pagu anggaran Rp 503,414,0000 dengan ongkos tukang 8 juta satu ruangan, dengan total 32 juta untuk empat ruangan, dari pegu anggaran tersebut.
“Kami borongan kerjanya bang, 8 juta untuk satu ruangan, saya dapat empat ruangan, berarti 32 juta bang, ” Terang kepala tukang pada awak media.
Dari poin poin di atas, awak media melihat ada kejanggalan, untuk pengecatan dugaan anggaran sangat Pantastis, dugaan ongkos kerja nego ( tawar menawar), publik pun bertanya-tanya,
Berapa sebenarnya upah kerja dalam satu item kegiatan dalam rencana anggaran biaya ( RAB) , dan seberapa banyak yang akan di chat dengan anggaran tersebut.
Diminta kepada pihak berwenang untuk turun mengawasi penggunaan uang negara guna meminimalisir hal hal yang tidak diinginkan.













