ACEH  

Proyek Jalan Lintas Rimo–Singkil Disorot, Warga Keluhkan Debu Tebal dan Minimnya Perhatian terhadap Dampak Lingkungan

ACEH SINGKIL – beritaaktual.online.

Proyek pembangunan jalan lintas Rimo–Singkil yang berada di Desa Ujung Bawang, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, menuai keluhan dari masyarakat sekitar. Aktivitas pekerjaan dan timbunan material di lokasi disebut menimbulkan debu tebal yang mengganggu warga maupun pengguna jalan. (06/10/2026)

 

Kondisi tersebut menjadi sorotan karena, menurut keterangan warga, hingga kini belum terlihat langkah penanganan yang memadai untuk mengurangi dampak debu dari aktivitas proyek.

Salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi bahkan terpaksa melakukan penyiraman secara mandiri. Langkah itu dilakukan agar debu dari timbunan material tidak terus beterbangan ke permukiman dan mengganggu aktivitas masyarakat.

 

Warga mempertanyakan, siapa yang bertanggung jawab terhadap dampak pekerjaan proyek tersebut?

 

Di lapangan, persoalan debu bukan sekadar masalah kenyamanan. Jika tidak segera ditangani, kondisi lingkungan yang berdebu dapat menjadi persoalan bagi masyarakat yang setiap hari beraktivitas di sekitar lokasi pembangunan.

 

Saat rekan media melakukan peliputan di lokasi proyek, tidak terlihat kepala proyek maupun pengawas lapangan di tempat. Kondisi tersebut turut memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan, khususnya dalam memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat sekitar tetap diperhatikan.

 

Masyarakat tidak mempersoalkan pembangunan jalan. Sebaliknya, warga tentu berharap pembangunan tersebut berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi daerah. Namun, pembangunan juga semestinya tidak mengabaikan dampak yang dirasakan masyarakat selama proses pekerjaan berlangsung.

 

Pertanyaan yang kini mengemuka adalah: apakah penyiraman jalan dan pengendalian debu menjadi bagian dari tanggung jawab pelaksana proyek? Jika memang demikian, mengapa warga masih harus menyiram secara mandiri?

 

Pihak rekanan dan pengawas proyek diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka sekaligus mengambil langkah nyata untuk mengendalikan debu di sekitar lokasi.

 

Masyarakat juga berharap instansi terkait tidak hanya melihat progres fisik pembangunan, tetapi turut melakukan pengawasan terhadap dampak pekerjaan terhadap lingkungan dan warga.

 

Jangan sampai pembangunan infrastruktur yang seharusnya membawa manfaat justru meninggalkan persoalan bagi masyarakat di sekitarnya. Proyek jalan harus berjalan, tetapi keselamatan, kenyamanan dan kepentingan warga juga tidak boleh dikesampingkan.

 

Reports :::; syah

Visited 26

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *