Mandailing Natal – BeritaAktual.Online.
Jum’at 10/04/2026. Di tengah kesibukan mengelola roda bisnis di CV Sumber Batu , sosok Ginda Hakim SH muncul sebagai anomali yang menyegarkan. Bukan sekadar mencari relasi atau pengalihan penat, keterlibatannya dalam dunia sepak bola adalah manifestasi dari sebuah kegigihan yang mendarah daging.
Bagi Ginda, sepak bola bukan sekadar permainan 2×45 menit di atas rumput hijau. Ia melihat lapangan hijau sebagai cermin dari integritas dan daya juang—nilai yang juga ia terapkan dalam memimpin perusahaannya.
Banyak tokoh bisnis yang mensponsori olahraga demi citra, namun Ginda melangkah lebih jauh. Kegigihannya mencintai sepak bola terlihat dari
Fokus pada pengembangan talenta lokal yang sering kali luput dari pantauan radar besar.
Kehadirannya di pinggir lapangan bukan sekadar protokoler, melainkan dukungan moril langsung bagi para atlet. Mengadopsi disiplin atlet ke dalam budaya kerja di CV Sumber Batu.
Nama perusahaan “Sumber Batu ” seolah menjadi metafora bagi karakter Ginda sendiri. Teguh, kokoh, dan sulit digoyahkan. Di saat industri olahraga sering kali naik-turun secara finansial, kegigihan Ginda untuk tetap menjadi penyokong setia sepak bola menunjukkan bahwa dedikasinya tidak bergantung pada tren.
”Sepak bola adalah bahasa pemersatu. Di sana kita belajar bahwa kemenangan butuh strategi, tapi keberlanjutan butuh hati,” ujar seorang kolega mengenai filosofi Ginda.
Kehadiran sosok dengan latar belakang hukum (SH) dan kepemimpinan bisnis seperti Ginda Hakim memberikan warna baru bagi manajemen olahraga.
Ia membawa tertib administrasi dan etika profesionalisme ke dalam ekosistem sepak bola yang sering kali masih dikelola secara amatir.
Maraginda Hakim SH membuktikan bahwa untuk memajukan olahraga, tidak cukup hanya dengan modal besar, tetapi butuh “kegigihan mencintai” yang tidak pernah padam—bahkan ketika peluit akhir sudah dibunyikan.
Penulis: muhid Lubis.





