Diduga Praktik Tanpa Izin, “Dokter Didi” Menghilang Saat Didatangi Tim Investigasi Ada Apa yang Disembunyikan?

Cirebon Jawa Barat –beritaaktual.online, Praktik pelayanan kesehatan yang diduga tidak mengantongi izin resmi kembali menjadi sorotan. Kali ini, seorang oknum yang dikenal sebagai “Dokter Didi” diduga menjalankan praktik medis di rumah pribadi tanpa legalitas dari dinas terkait. Senin (6/4/2026).

 

Kecurigaan mencuat saat tim media investigasi yang dipimpin Dewa mendatangi lokasi praktik. Namun, saat tiba di kediaman yang diduga menjadi tempat praktik, sosok “Dokter Didi” tidak berada di tempat. Seorang ibu yang berada di lokasi menyebutkan bahwa dokter tersebut tidak ada di rumah.

 

Anehnya, informasi tersebut berbanding terbalik dengan pengakuan pasien yang mengaku baru saja selesai menjalani pemeriksaan oleh “Dokter Didi” di lokasi yang sama. Hal ini semakin menguatkan dugaan adanya praktik tersembunyi yang berupaya menghindari sorotan publik.

 

Tim investigasi menilai terdapat indikasi kuat bahwa praktik tersebut tidak memiliki izin resmi sebagaimana diatur dalam regulasi pelayanan kesehatan. Jika benar terbukti, tindakan tersebut berpotensi melanggar ketentuan hukum terkait praktik kedokteran dan dapat dikenakan sanksi tegas.

 

Dewa menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada tahap investigasi awal. Tim media akan terus menelusuri legalitas praktik tersebut, termasuk melakukan konfirmasi kepada dinas kesehatan setempat.

 

“Jika terbukti tidak memiliki izin resmi, kami akan melaporkan kasus ini kepada aparat penegak hukum (APH) untuk ditindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

 

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada dalam memilih layanan kesehatan, serta memastikan bahwa tenaga medis yang memberikan pelayanan telah memiliki izin praktik resmi demi keamanan dan keselamatan pasien.

 

Tim media investigasi berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

 

Dewa

Kaperwil jabar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *