SEI RAMPAH, Beritaaktual.online.
Menyemarakkan peringatan Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Kejaksaan Negeri (Kejari) Serdang Bedagai bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Serdang Bedagai menggelar serangkaian aksi kemanusiaan di Sei Rampah, Senin (31/8/2026).
Rangkaian kegiatan diawali sejak pukul 09.00 WIB dengan pelaksanaan aksi donor darah yang dipusatkan di lingkungan kantor Kejari Serdang Bedagai. Mengusung tema “Satu Tetes untuk Sejuta Senyuman”, kegiatan ini menyedot antusiasme jajaran korps Adhyaksa, pengurus IAD, hingga tamu undangan. Sebanyak 48 peserta tercatat berhasil mendonorkan darahnya untuk membantu pemenuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Tak berhenti di situ, sekitar pukul 13.00 WIB, jajaran Kejari Sergai langsung bergerak menyambangi Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Zakiyun Najah di Jalan Negara KM 57, Dusun II, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, guna menyalurkan bantuan paket sembako dan santunan sosial.
Aksi bakti sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Serdang Bedagai, didampingi para Kepala Seksi (Kasi), Kasubag Pembinaan, sejumlah pegawai Kejari, serta pengurus IAD Daerah Sergai.
Kajari Serdang Bedagai mengungkapkan bahwa peringatan momentum lahirnya korps Adhyaksa ke-81 ini tidak hanya dimaknai sebagai seremonial tahunan, melainkan wujud nyata pengabdian institusi kejaksaan untuk hadir langsung di tengah denyut kehidupan masyarakat.
Ia menambahkan, keterlibatan kejaksaan dalam kegiatan donor darah dan santunan anak yatim di pesantren ini merupakan ikhtiar bersama dalam meringankan beban sesama sekaligus menumbuhkan kepekaan sosial seluruh jajaran Korps Adhyaksa.
“Melalui kegiatan donor darah dan bakti sosial ini, kami ingin berbagi dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat luas. Semoga kegiatan sederhana ini membawa dampak positif serta menjadi bukti bahwa Kejaksaan senantiasa hadir dan peduli pada masyarakat,” tegas Kajari di sela-sela penyerahan bantuan di Ponpes Zakiyun Najah.
Penyerahan bantuan sosial tersebut disambut hangat oleh para santri dan pengasuh pondok pesantren. Rangkaian kegiatan yang mengusung semangat “Mengabdi dengan Hati, Peduli untuk Sesama” ini pun ditutup dengan ramah tamah serta suasana kekeluargaan yang kental.(DH)












