Pangandaran,BeritaAktual.online
Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar kegiatan “Sinkronisasi Nelayan Pangandaran 2026” di hotel Grand Palma Pangandaran.
Selasa (26/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah dinas pariwisata, perwakilan BRI,ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) H.Jeje Wiradinata, ketua PHRI Agus Savana,pelaku pariwisata,para nelayan serta sejumlah stakeholder terkait yang membahas sinergi program pemberdayaan dan penguatan sektor bagi nelayan di Kabupaten Pangandaran.
Dalam kegiatan itu, pihak BRI menyerahkan dukungan program secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran sebagai bentuk komitmen mendukung kesejahteraan nelayan dan pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.
Melalui program sinkronisasi tersebut, diharapkan berbagai program bantuan, pembiayaan, hingga pendampingan bagi nelayan dapat berjalan lebih terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Ketua PHRI Kabupaten Pangandaran, Agus Savana, menyampaikan apresiasi kepada pihak BRI dan Hotel Grand Palma yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia menilai tradisi Hajat Laut ke depan harus menjadi event pariwisata unggulan yang mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Pangandaran.
Dulu Hajat Laut seolah hanya milik nelayan, tetapi sekarang kami bersama stakeholder pariwisata dan Dinas Pariwisata ingin menjadikan Hajat Laut sebagai sebuah event besar yang dapat meningkatkan pendapatan sektor pariwisata Pangandaran,” ujarnya.
Agus menambahkan, Hajat Laut merupakan tradisi budaya yang rutin dilaksanakan setiap tahun dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Kami berharap Hajat Laut bisa menjadi budaya unggulan daerah dan masuk kalender event nasional. Dulu saat masih bergabung dengan Kabupaten Ciamis, kegiatan ini pernah dikenal hingga level internasional.
Maka cita-cita Pangandaran mendunia harus kembali kita dorong bersama,” paparnya.
Sementara itu, Ketua HNSI Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjadikan Hajat Laut sebagai momentum tasyakur bin nikmat sekaligus event pariwisata daerah.
“Saya kira langkah menjadikan Hajat Laut sebagai event pariwisata sudah sangat bagus. Selain sebagai bentuk rasa syukur nelayan, kegiatan ini juga menjadi evaluasi bersama terhadap berbagai kondisi yang terjadi di wilayah Pangandaran,” katanya.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Pangandaran turut menyampaikan apresiasi kepada BRI yang terus mendukung sektor perikanan dan para pelaku usaha nelayan di daerah.
Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat sektor ekonomi kelautan di Pangandaran,” ujarnya.
Sementara itu, pihak BRI menyatakan siap mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan akses layanan perbankan dan pembiayaan bagi nelayan maupun pelaku usaha mikro di wilayah pesisir.
Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta yang hadir.
( yaya)












