Pangandaran,BeritaAktual.online
Momentum Hari Raya Iduladha dimaknai Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nurlaela Wiradinata, sebagai ajang memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Ida, ibadah kurban mengandung pesan besar tentang ketakwaan dan pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS. Kisah tersebut menjadi pelajaran penting bahwa setiap manusia harus mampu mengutamakan ketaatan kepada Allah SWT di atas kepentingan pribadi.
Iduladha mengajarkan kita tentang ketulusan dan keikhlasan dalam berbagi. Semangat pengorbanan Nabi Ibrahim AS menjadi contoh bagaimana manusia harus mendahulukan perintah Allah SWT,” ujar Ida, Kamis ( 28/5/2026)
Ia mengatakan, pelaksanaan kurban saat ini tidak hanya dimaknai sebagai ibadah semata, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi masyarakat, khususnya warga yang jarang menikmati makanan bergizi seperti daging.
Melalui pembagian hewan kurban, masyarakat bisa ikut merasakan kebahagiaan di Hari Raya Iduladha. Ini menjadi bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial,” katanya.
Pada Iduladha tahun ini, Ida bersama tim menyalurkan sebanyak 98 hewan kurban ke empat kabupaten di daerah pemilihannya. Penyaluran dilakukan di sejumlah wilayah agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Alhamdulillah tahun ini kami kembali menyalurkan hewan kurban untuk masyarakat di beberapa wilayah dapil. Mudah-mudahan bisa membawa manfaat dan keberkahan,” ungkapnya.
Ia berharap semangat berbagi di Hari Raya Kurban dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki kemampuan lebih secara ekonomi.
Yang terpenting dari kurban bukan hanya penyembelihan hewannya, tetapi bagaimana kita memiliki rasa empati dan mau berbagi kepada sesama,” tambahnya.
Selain kegiatan pembagian hewan kurban, Ida juga menggelar makan bersama warga dan masyarakat sekitar. Menurutnya, kebersamaan seperti itu menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan sosial antarwarga.
Iduladha bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan rasa persaudaraan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
( yaya)












