Aceh Tamiang – Beritaaktual. Online.
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian nyata Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) dalam mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.
“Sinergi yang diberikan KAGAMA ini bagaikan oase, sekaligus dukungan moril dan materiil yang sangat berharga bagi pemulihan kondisi psikologis maupun ekonomi warga,” ujar Bupati Armia dalam acara Serah Terima Hasil Pelaksanaan Program KAGAMA Peduli Bencana di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Minggu (5/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, KAGAMA menyerahkan bantuan berupa 26 unit hunian sementara (Huntara) senilai Rp390 juta, lengkap dengan fasilitas umum dan sekolah darurat. Bantuan diserahkan langsung oleh Sekjen Pengurus Pusat KAGAMA sekaligus Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria, Rektor UGM Prof. Ova Emilia, serta Ketua KAGAMA Aceh yang juga menjabat Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun.
Bupati Armia turut memaparkan langkah Pemkab Aceh Tamiang dalam mempercepat pemulihan, antara lain menyalurkan bantuan stimulan ekonomi serta perbaikan rumah yang bersumber dari Kementerian Sosial dan BNPB. Lebih lanjut, ia menjelaskan rencana pembangunan 10.045 unit hunian tetap (Huntap) secara bertahap, di mana Kampung Sekumur akan mendapatkan alokasi sebanyak 286 unit yang dibangun di atas lahan hasil pelepasan Hak Guna Usaha (HGU) PT Semadam.
Pada kesempatan itu, Bupati Armia juga menyampaikan permohonan dukungan untuk memperluas jaringan internet serta memperbaiki akses jalan penghubung dari Kampung Lubuk Sidup menuju Sekumur. Permintaan tersebut langsung disambut baik: Wamen Komdigi berkomitmen membangun titik akses internet, sedangkan Rektor UGM menyatakan kesiapannya mengirimkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) guna mendampingi pemulihan ekonomi masyarakat setempat.
Di akhir sambutannya, Bupati Armia berpesan agar warga menjaga dan merawat fasilitas yang telah diterima, serta menjadikan bantuan ini sebagai semangat untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat pasca terjadinya bencana.
( Prokopim )












