Deli Serdang – Beritaaktual.Online.
Perkembangan sejumlah perkara yang menjadi perhatian nasional kembali memantik sorotan publik terhadap komitmen penegakan hukum di Indonesia. Dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta berbagai informasi mengenai dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang tengah menjadi perhatian masyarakat diharapkan dapat ditangani secara profesional, transparan, dan berlandaskan hukum yang berlaku.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengusut setiap perkara secara tuntas berdasarkan alat bukti yang sah, tanpa intervensi maupun perlakuan istimewa terhadap pihak mana pun. Penegakan hukum yang objektif diyakini menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Menanggapi perkembangan tersebut, Pemuda Muslimin Deli Serdang menyampaikan dukungannya terhadap proses penegakan hukum yang berkeadilan. Organisasi tersebut menegaskan bahwa supremasi hukum harus ditegakkan tanpa memandang jabatan, pangkat, maupun kedudukan seseorang.
Perwakilan Pemuda Muslimin Deli Serdang, Sulis Purwanti, menyatakan bahwa seluruh proses hukum harus menghormati asas praduga tak bersalah sekaligus memastikan setiap dugaan pelanggaran diproses secara transparan.
“Kami mendukung penuh penegakan hukum yang bersih, profesional, dan tidak tebang pilih. Siapa pun yang terbukti bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum. Sebaliknya, setiap pihak yang masih menjalani proses hukum tetap berhak atas perlindungan hak-haknya hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” ujar Sulis Purwanti.
Pemuda Muslimin Deli Serdang juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dengan mengedepankan informasi dari sumber resmi serta tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi. Organisasi berharap seluruh proses hukum berjalan secara independen, akuntabel, dan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan di Indonesia.
Penulis ( Sulis Purwanti )












