TAKALAR –Beritaaktual.online// Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Babinsa Desa Kampung Beru, Koptu Mustari, anggota Koramil 1426-04/Galesong, Kodim 1426/Takalar, yang bersama personel kepolisian, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Takalar, dan masyarakat setempat bahu-membahu memadamkan kebakaran rumah milik Suhardi Dg Bombong (35), seorang nelayan, di Dusun Kampung Beru, Desa Kampung Beru, Kabupaten Takalar, Kamis (29/10/2026).
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 Wita. Saat kejadian, kondisi listrik di rumah korban sedang padam. Kebakaran diduga dipicu oleh lilin yang dinyalakan untuk penerangan, namun penyebab pastinya masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika salah seorang warga melihat kepulan asap dari rumah korban. Warga tersebut kemudian berteriak meminta pertolongan sehingga masyarakat sekitar segera berdatangan ke lokasi dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Melihat kondisi api yang semakin membesar, Babinsa Koptu Mustari bersama pihak kepolisian dan masyarakat turut membantu penanganan di lokasi sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 19.05 Wita, dua unit mobil Damkar dari Mako Damkar Kabupaten Takalar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman dengan dibantu Babinsa serta masyarakat setempat. Berkat kerja sama dan kesigapan seluruh pihak, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.25 Wita.
Babinsa Koptu Mustari mengatakan, kehadirannya di lokasi merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian TNI terhadap keselamatan masyarakat di wilayah binaan.
“Ketika terjadi musibah seperti ini, kami berupaya hadir dan membantu semaksimal mungkin bersama pihak kepolisian, petugas Damkar, serta masyarakat. Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati menggunakan sumber api, terutama lilin saat listrik padam,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI, Polri, pemerintah setempat, petugas Damkar, dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi situasi darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
“Melalui kebersamaan dan kepedulian, kita berharap dapat meminimalkan risiko serta mencegah terjadinya korban jiwa dalam setiap musibah yang terjadi di lingkungan masyarakat,” imbuhnya.
Salah seorang warga setempat mengapresiasi kesigapan Babinsa Koramil 1426-04/Galesong bersama unsur terkait yang turun langsung membantu proses pemadaman.
“Kami berterima kasih kepada Pak Babinsa, petugas Damkar, pihak kepolisian, dan semua warga yang ikut membantu. Saat kejadian, warga langsung berusaha memadamkan api, kemudian petugas datang dan bersama-sama menangani kebakaran. Kehadiran Babinsa sangat membantu dan memberikan semangat kepada masyarakat dalam menghadapi musibah ini,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah semi permanen beserta seluruh isinya milik korban hangus terbakar, termasuk satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta. Sementara itu, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pasca-kejadian, Babinsa bersama unsur terkait melakukan koordinasi dengan Damkar Kabupaten Takalar, PLN untuk pemeriksaan instalasi listrik rumah korban, serta pemerintah setempat. Kejadian tersebut juga telah dilaporkan kepada komando atas.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya ketika terjadi pemadaman listrik. Penggunaan lilin hendaknya selalu diawasi, ditempatkan jauh dari bahan yang mudah terbakar, dan dipadamkan sebelum ditinggalkan.
Melalui aksi nyata tersebut, Koramil 1426-04/Galesong, Kodim 1426/Takalar, menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan warga, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam berbagai situasi, termasuk saat menghadapi musibah.
(Pendim 1426/Takalar).
Lp. Gassing tombong sulsel -Takalar.












