ACEH TIMUR, beritaaktual.online – Kondisi Aramco yang berada di ruas Jalan Peureulak–Lokop, tepatnya di STA 77+300, kawasan Alur Durindaun Keluwet, Desa Nalon, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, dilaporkan mengalami kerusakan. Kondisi tersebut terlihat pada Senin (5/10/2026).
Menurut keterangan masyarakat setempat, kerusakan diduga terjadi akibat tingginya debit air saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Air dari Alur Durindaun Keluwet disebut tidak mampu tertampung melalui satu lubang Aramco yang tersedia.
Akibat kapasitas saluran yang dinilai terlalu kecil untuk menampung debit air saat hujan deras, sebagian air kemudian meluap dan mengalir di atas badan jalan. Aliran air tersebut secara perlahan mengikis tanah di sekitar dan di atas Aramco sehingga menyebabkan kondisi bangunan saluran mengalami kerusakan.
Masyarakat setempat berharap adanya penanganan dari pihak terkait untuk mencegah kerusakan semakin parah, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.
Salah satu upaya yang diusulkan masyarakat adalah penambahan dua lubang Aramco atau pembangunan saluran alternatif yang dinilai mampu menampung debit air lebih besar.
“Kalau hujan deras, air dari alur terlalu besar dan tidak tertampung oleh satu lubang Aramco. Air akhirnya melimpas ke atas jalan dan mengikis tanah,” ujar warga setempat.
Warga berharap kondisi tersebut dapat segera ditinjau oleh instansi terkait dan dilakukan langkah penanganan yang tepat, sehingga aliran air dapat berjalan lancar serta tidak kembali merusak infrastruktur jalan dan Aramco di kawasan tersebut.
Masyarakat juga menilai diperlukan solusi jangka panjang terhadap sistem drainase di lokasi tersebut, mengingat tingginya debit air saat hujan deras berpotensi kembali menyebabkan kerusakan apabila tidak dilakukan penanganan.












