Hujan Deras Picu Erosi Sungai, Permukiman Warga Desa Nalon Terancam

ACEH TIMUR, beritaaktual.online — Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Nalon, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, menyebabkan debit dan arus sungai meningkat hingga mendekati permukiman warga, Kamis (8/10/2026).

 

Kondisi tersebut juga memicu erosi di sepanjang aliran sungai. Secara perlahan, erosi mengikis bagian lahan yang berada di sekitar permukiman warga sehingga dikhawatirkan dapat mengancam bangunan rumah apabila tidak segera ditangani.

 

Salah seorang warga setempat, Ali Amin, mengatakan hujan deras telah terjadi sejak Selasa (6/10/2026). Intensitas hujan tersebut menyebabkan arus sungai semakin deras dan mengikis lahan di sekitar permukiman.

“Sejak Selasa hujan deras, sehingga arus sungai naik dan perlahan mengikis lahan di sekitar rumah warga,” ujar Ali Amin.

 

Menurutnya, kondisi erosi yang semakin mendekati permukiman membuat warga mengambil langkah antisipasi dengan membongkar sebagian bangunan rumah, termasuk bagian dapur serta perlengkapan lainnya yang berada di area yang dinilai rawan terdampak erosi.

 

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama instansi terkait, khususnya Dinas PUPR Aceh, dapat segera melakukan penanganan di lokasi. Salah satu upaya yang diharapkan warga adalah pemasangan bronjong atau penguatan tebing sungai guna menahan laju erosi.

 

“Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan, seperti pemasangan bronjong, agar erosi tidak semakin meluas dan mengancam permukiman warga,” harap Ali Amin.

 

Warga juga mengkhawatirkan apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani, erosi dapat terus mengikis lahan dan berpotensi menimbulkan kerusakan yang lebih besar terhadap rumah maupun fasilitas warga di sekitar aliran sungai.

 

Hingga berita ini ditulis, warga masih berharap adanya perhatian dan penanganan dari pemerintah serta instansi teknis terkait untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas.

 

Penulis: SUDIRMAN

Visited 58

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *