ACEH TAMIANG – Beritaaktual.Online.
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, mewakili Bupati menerima kunjungan dan bantuan berupa 50 ribu eksemplar Mushaf Alquran dari lembaga Markaz Bersama Assunnah (MBA). Penyerahan ini berlangsung di ruang kerja Sekda dan halaman depan kantor Bupati, pada hari Kamis, 16 April 2026.
Terjadi penyerahan bantuan berupa puluhan ribu Mushaf Alquran yang didatangkan langsung dari Madinah. Bantuan ini disiapkan untuk disalurkan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana banjir, dengan Aceh Tamiang dijadikan titik pemberhentian sementara karena pertimbangan akses jalan.
Pihak penyerah: Lembaga Markaz Bersama Assunnah (MBA) yang diwakili oleh Ketua Pembina, Muhammad Wujud, serta didukung oleh para donatur dan lembaga terkait.
Pihak penerima: Diwakili oleh Plt. Sekda Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, bersama Plt. Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Marzuki, S.Ag, MH.
Turut hadir pula unsur Forkopimda, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Tamiang, dan berbagai lembaga pendukung lainnya.
Kegiatan berlangsung di ruang kerja Sekda dan halaman depan kantor Bupati Aceh Tamiang. Penyaluran selanjutnya akan ditujukan ke 18 kabupaten dan kota di Aceh yang terdampak bencana.
Kunjungan dan proses serah terima berlangsung pada hari Kamis, 16 April 2026. Perjalanan pengiriman Mushaf ini memakan waktu sekitar tiga bulan sejak keberangkatan dari Madinah.
Penurunan dan penyerahan dilakukan di daerah ini karena kendala akses transportasi. Truk bermuatan besar yang membawa bantuan tidak dapat melintasi jembatan di wilayah Bireun yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir.
Setelah diterima, Mushaf ini akan diserahkan kepada Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam Aceh, untuk kemudian dibagikan kepada 18 kabupaten/kota yang membutuhkan. Plt. Sekda Syuibun Anwar menyatakan bahwa pihaknya akan memfasilitasi proses tersebut secepat mungkin.
Sementara itu, Ketua Pembina MBA, Muhammad Wujud, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian dari para relawan dan donatur.
“Alhamdulillah, Mushaf ini yang kami bawa dari Madinah akhirnya sampai juga. Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada saudara-saudara yang sedang mengalami kesulitan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Marzuki, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan yang besar. Ia menekankan bahwa Alquran memiliki makna yang mendalam bagi kehidupan umat.
“Alquran itu syifa, lebih dari sekadar obat. Ia menjadi penuntun dan benteng bagi jiwa. Kami berharap bantuan ini menjadi cahaya dan pedoman bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan,” tuturnya.
Penyerahan secara simbolis berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan lembaga yang turut mendukung kelancaran proses penyaluran bantuan ini.











