Aceh Timur, beritaaktual.online – Masyarakat Kecamatan Serbajadi kembali mengeluhkan kondisi jalan lintas provinsi yang menghubungkan Kabupaten Aceh Timur dengan Kabupaten Gayo Lues. Tepatnya di kawasan Celike, Desa Leles, ruas jalan tersebut hingga kini masih mengalami putus total akibat diterjang banjir bandang yang terjadi tahun lalu. 30 Juni 2026.
Memasuki tujuh bulan tiga hari pascabencana, kerusakan pada badan jalan belum juga mendapat penanganan secara menyeluruh. Kondisi ini menyebabkan akses transportasi antara kedua wilayah menjadi terganggu dan menyulitkan aktivitas masyarakat.
Saat ini, pengguna jalan terpaksa menggunakan jalur alternatif yang memiliki medan cukup sulit, terjal, dan berisiko tinggi, terutama saat hujan turun. Pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan darurat tersebut dinilai belum layak dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Warga berharap pemerintah serta instansi terkait segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki ruas jalan yang menjadi jalur vital penghubung Kecamatan Serbajadi dengan Kabupaten Gayo Lues. Perbaikan dinilai sangat mendesak demi memulihkan akses transportasi, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta mengurangi risiko kecelakaan bagi para pengguna jalan.
Ruas jalan Aceh Timur–Gayo Lues memang beberapa kali mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor dalam beberapa tahun terakhir, termasuk di kawasan Desa Leles yang menjadi salah satu titik rawan bencana.












