BeritaAktual.Online.( Kota Langsa (Aceh)
Praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di lingkungan pemerintahan dan layanan publik Kota Langsa kembali jadi sorotan. Sejumlah LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) bersama tokoh masyarakat dan Organisasi lainya menyerukan pemberantasan tuntas KKN, agar pembangunan daerah tidak terhambat.
Berdasarkan pemberitaan sejumlah media online, KKN tersebut dikaitkan dengan penyaluran bantuan tas sekolah pascabanjir kepada 13.186 siswa. Dengan asumsi nilai paket sekitar Rp300 ribu per penerima. total anggaran diperkirakan mencapai hampir Rp4 miliar.
Namun, bantuan yang diterima disebut hanya berupa tas sekolah tanpa merek dengan bordir identitas daerah serta sejumlah buku tulis, sehingga memunculkan pertanyaan publik mengenai kesesuaian nilai dan spesifikasi barang. (sumber atjehupdate.com)
Pemberitaan lain
LSM Gadjah Puteh Darussalam resmi melaporkan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Pemerintah Kota Langsa Tahun Anggaran 2025 kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh. Laporan pengaduan masyarakat (Dumas) tersebut disampaikan langsung kepada Kepala Kejati Aceh melalui Asisten Intelijen Kejati Aceh.
Direktur Eksekutif LSM Gadjah Puteh, Said Zahirsyah, menyebutkan bahwa proyek pengadaan seragam sekolah gratis yang dikelola Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa dengan nilai anggaran sekitar Rp 4 miliar diduga menyimpan sejumlah persoalan serius yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan daerah serta melanggar prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa pemerintah. (Sumber: suhaterakyat.com)
Sementara Ketua LSM Beungong Lam Jaro “Sulaiman Taep” melalui Humasnya “Muhammad Ali” menyatakan, KKN di Kota Langsa harus diberantas, ia mendesak KPK dan intansi terkait agar dapat mengaudit sejumlah program yang dinilai tidak transfaran.
Tn Ali menyatakan, “KKN itu racun. Kalau dibiarkan, yang rugi rakyat kecil. Kami minta Kejati dan aparat penegak hukum bertindak cepat, jangan tebang pilih”. Papar Humas LSM BLJ tersebut pada temu ramah kepada sejumlah wartawan di Gampong Gayo kupi jalan Ayani Gampong Tengoh Kota Langsa (Aceh) pada Senin 29 Juni 2926.
Liputan : Ali












