Benteng Hijau Pesisir Sergai: DPD AJH Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Pertemuan

 

​SERDANG BEDAGAI, beritaaktual.online — Ancaman abrasi di kawasan pesisir Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mendapat perhatian serius dari kalangan insan pers dan hukum. Memperingati International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem, DPD Aliansi Jurnalis Hukum (AJH) Kabupaten Serdang Bedagai menggelar aksi nyata dengan menanam 1.000 bibit mangrove di kawasan Pantai Pertemuan, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, Rabu (29/7/2026).

​Mengusung pesan tajam “Menjaga Mangrove, Menjaga Pesisir, Menjaga Masa Depan”, aksi aksi kolaboratif ini menegaskan bahwa kerja-kerja pers tidak hanya hadir dalam ranah wacana, tetapi juga menapak langsung di garis terdepan penyelamatan lingkungan.

​Kolaborasi Lintassektoral Amankan Garis Pantai

​Aksi ekologi ini berhasil menggalang sinergi lintas elemen masyarakat, aparatur penegak hukum, militer, hingga akademisi. Hadir dalam penanaman tersebut perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Sergai, Pasi Intel Yonif TP. 902/Sri Paduka Letda Inf Muhammad Harianda, Camat Tanjung Beringin Ahmadi Armada, SH, jajaran Polsek dan Koramil 11/Tanjung Beringin, Dansatgas Pulau Berhala, Danposal Tanjung Beringin, serta puluhan mahasiswa KKN UINSU dan UMN.

​Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, SH, menegaskan bahwa ekosistem mangrove merupakan benteng pertahanan alami yang tak menggantikan bagi wilayah pesisir Tanjung Beringin dari ancaman erosi laut.

​”Mangrove adalah perisai alami pesisir sekaligus paru-paru penyerap karbon yang sangat krusial bagi ekosistem laut. Inisiatif dari Aliansi Jurnalis Hukum ini patut diacungi jempol karena mampu mengonsolidasikan berbagai elemen untuk bergerak bersama,” puji Ahmadi di sela-sela penanaman.

​Lebih dari Sekadar Seremonial

​Aksi penanaman 1.000 bibit ini diproyeksikan untuk memperkuat kawasan hijau pesisir, memulihkan habitat biota laut yang terdegradasi, dan meminimalisir dampak abrasi yang kian mengancam pemukiman warga pesisir.

​Mewakili Ketua DPD AJH Serdang Bedagai, Wakil Sekretaris M. Zulfadly, ZA, S.ST menekankan bahwa momentum Hari Internasional Konservasi Mangrove harus dimaknai sebagai komitmen jangka panjang, bukan sekadar perayaan tahunan.

​”Aksi hari ini adalah langkah awal. Kunci utama keberlanjutan ekosistem pesisir Sergai ada pada sinergi konsisten antara pemerintah, aparat, insan pers, akademisi, dan masyarakat tempatan,” ujar Zulfadly.

​Melalui aksi ini, DPD AJH Sergai ingin membuktikan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis untuk memastikan warisan alam pesisir tetap lestari bagi generasi mendatang.

(SUPRIADI AZHAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *