Bumdes Luhung Pinunjul Disorot, Anggaran Ketapang 2025 Masih Tanda Tanya

KUNINGAN — Beritaaktual. Online. 

Kamis 13 Agustus 2026,beritaaktual.online,- Pengelolaan program Ketahanan Pangan (Ketapang) tahun 2025 oleh BUMDes Luhung Pinunjul, Desa Tinggar, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, menjadi sorotan. Pasalnya, hingga berita ini disusun, awak media masih menunggu penjelasan terkait besaran anggaran, tematik kegiatan, realisasi, serta dokumen pertanggungjawaban program tersebut.

 

Konfirmasi telah disampaikan kepada Direktur Utama BUMDes Luhung Pinunjul, Eti Suhaeti, melalui WhatsApp pada Kamis, 13 Agustus 2026 sekitar pukul 12.34 WIB.

 

Awak media secara resmi meminta penjelasan mengenai beberapa poin penting, di antaranya berapa total anggaran Ketapang 2025 yang dikelola, kegiatan atau tematik apa saja yang dilaksanakan, berapa anggaran masing-masing kegiatan, bagaimana realisasinya, serta apakah tersedia RAB, laporan realisasi dan LPJ sebagai dokumen pendukung.

 

Menanggapi konfirmasi tersebut, Dirut BUMDes Eti Suhaeti menyampaikan bahwa dirinya sedang mengikuti kegiatan sekolah di luar dan meminta waktu untuk memberikan tanggapan.

 

“Mangga pa.. saya sedang ada kegiatan sekolah di luar ya pa. Ijin untuk menanggapinya setelah kegiatan ya pa.”

 

Awak media menghargai alasan tersebut dan memberikan ruang untuk memberikan penjelasan. Namun, setelah dilakukan komunikasi kembali, belum ada jawaban lanjutan yang menjelaskan substansi mengenai anggaran dan realisasi Ketapang 2025.

 

Bukan Menuduh, Tapi Publik Berhak Mendapat Penjelasan

 

Kondisi ini bukan berarti BUMDes Luhung Pinunjul telah melakukan pelanggaran. Belum adanya jawaban bukan pula dasar untuk menyimpulkan adanya penyimpangan.

 

Namun, ketika program yang menjadi perhatian berkaitan dengan pengelolaan anggaran publik, transparansi dan akuntabilitas menjadi hal yang patut dikedepankan.

 

Pertanyaan sederhananya kini:

 

Berapa total anggaran Ketapang 2025 BUMDes Luhung Pinunjul?

 

Digunakan untuk kegiatan apa saja?

 

Berapa nilai anggaran masing-masing kegiatan dan bagaimana realisasinya?

 

Apakah RAB, laporan realisasi dan LPJ tersedia serta dapat dijelaskan kepada publik?

 

Jawaban atas pertanyaan tersebut penting agar tidak muncul spekulasi di tengah masyarakat.

 

Media juga menegaskan bahwa konfirmasi bukan untuk mencari kesalahan, melainkan bagian dari upaya memperoleh informasi yang berimbang dan faktual sebelum publik mendapatkan gambaran mengenai pengelolaan program Ketapang tersebut.

 

Hak Jawab Tetap Terbuka

 

Pihak BUMDes Luhung Pinunjul, Pemerintah Desa Tinggar maupun pihak terkait lainnya tetap diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab.

 

Apabila nantinya Dirut

BUMDes menyampaikan data mengenai nilai anggaran, tematik kegiatan, RAB, realisasi dan LPJ, maka penjelasan tersebut akan menjadi bagian dari pemberitaan lanjutan.

 

Kini publik tinggal menunggu keterbukaan pengelola BUMDes Luhung Pinunjul: anggarannya berapa, kegiatannya apa, realisasinya bagaimana, dan pertanggungjawabannya seperti apa.

 

Transparansi bukan sekadar menjawab ketika dipertanyakan. Transparansi adalah bagian dari pertanggungjawaban ketika mengelola anggaran publik.

 

 

Dewa

Kaperwil jabar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *