Hari Jadi ke-528 Kuningan, AWI Serukan Semangat Baru: Pembangunan Harus Berpihak kepada Masyarakat

KUNINGAN – Beritaaktual. Online. 

Selasa 1 September 2026,beritaaktual.online Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 bukan sekadar momentum seremonial. Lebih dari itu, peringatan hari jadi harus menjadi ruang refleksi sekaligus evaluasi terhadap arah pembangunan dan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kabupaten Kuningan menyampaikan selamat Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 kepada seluruh masyarakat Kuningan. Di usia yang telah mencapai 528 tahun, Kuningan membutuhkan semangat baru, keberanian melakukan evaluasi, serta komitmen yang lebih kuat untuk memastikan pembangunan benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.

Ketua DPC AWI Kabupaten Kuningan, Rachmat Djunaedy, yang akrab disapa Bang Jack, menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak cukup hanya ditandai dengan pembangunan infrastruktur maupun berbagai program pemerintah.

“Selamat Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528. Harapan kami sederhana tetapi tegas: pembangunan harus benar-benar dirasakan masyarakat. Pemerintah harus hadir, bekerja, dan memberikan pelayanan terbaik. Setiap kebijakan publik harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tegas Bang Jack.

Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui bagaimana kebijakan pemerintah dijalankan, bagaimana anggaran publik digunakan, serta sejauh mana program pembangunan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Karena itu, keterbukaan informasi, transparansi anggaran, kualitas pelayanan publik, pemerataan pembangunan, dan akuntabilitas pemerintah tidak boleh hanya menjadi jargon.

Sekretaris Jenderal DPC AWI Kabupaten Kuningan, Dewa, menyampaikan bahwa pers akan tetap berada pada posisi independen dan menjalankan fungsi kontrol sosial secara tegas.

“AWI bukan bagian dari kekuasaan dan bukan pula alat untuk kepentingan kelompok tertentu. Kami berdiri untuk kepentingan masyarakat. Ketika kebijakan pemerintah baik, pers wajib menyampaikan kepada publik. Tetapi ketika ditemukan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat, pers juga memiliki kewajiban untuk mengkritisi dan mengawalnya secara profesional,” ujar Dewa.

Ia menegaskan, kritik terhadap pemerintah bukan berarti memusuhi pemerintah. Sebaliknya, kritik yang lahir dari fakta dan kepentingan publik merupakan bagian dari mekanisme demokrasi serta upaya menjaga pemerintahan tetap berada pada jalur yang benar.

“Kami tidak ingin pers hanya hadir ketika ada seremoni. Pers harus hadir ketika masyarakat membutuhkan suara. Kami akan terus mengawal kebijakan publik, menyuarakan aspirasi masyarakat, dan mempertanyakan hal-hal yang memang menjadi kepentingan publik. Tentunya dengan tetap berpegang pada fakta, etika jurnalistik, dan independensi pers,” tegasnya.

DPC AWI Kabupaten Kuningan juga mengingatkan bahwa pembangunan sejatinya bukan hanya tentang seberapa banyak proyek yang dibangun, tetapi seberapa besar manfaat pembangunan tersebut dirasakan oleh masyarakat.

Pemerintah daerah harus memastikan setiap kebijakan memiliki keberpihakan yang jelas kepada masyarakat, terutama dalam aspek pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta pemerataan pembangunan.

Pada momentum Hari Jadi ke-528 ini, DPC AWI Kabupaten Kuningan berharap seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dapat menjadikan perjalanan panjang Kuningan sebagai pijakan untuk melakukan pembenahan dan menatap masa depan dengan lebih berani.

AWI akan terus menjadi mitra kritis pemerintah: mendukung kebijakan yang berpihak kepada rakyat, mengapresiasi kinerja yang baik, dan bersuara tegas ketika kepentingan masyarakat harus diperjuangkan.

Selamat Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528.

528 Tahun Kuningan — Bukan Sekadar Merayakan Sejarah, Tetapi Memastikan Masa Depan Berpihak kepada Masyarakat.

 

Dewa

Kaperwil jabar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *