Pangandaran,Beritaaktual.online
Kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Pangandaran belakangan ini tidak menyurutkan semangat dan tekad anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0625/Pangandaran. Pada hari Senin, 26 Oktober 2026, para anggota Satgas tetap hadir dan bekerja dengan penuh ketekunan untuk menyelesaikan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Bapak Sobar, warga Desa Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran.
Meski cuaca terasa tidak menentu dan terkadang hujan turun cukup deras, semangat para prajurit justru semakin membara. Cuaca ekstrem tidak dijadikan alasan untuk menunda pekerjaan, melainkan menjadi motivasi tambahan agar pelaksanaan pembangunan dapat terus berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu. Demi terwujudnya hunian yang layak dan aman bagi warga, para anggota Satgas bahu-membahu mengerjakan setiap bagian pembangunan dengan teliti dan telaten.
“Hujan dan cuaca yang kurang baik tidak akan membuat kami berhenti. Justru di sinilah kehadiran TNI dibutuhkan. Kami ingin memastikan Bapak Sobar dan keluarganya segera memiliki tempat tinggal yang layak, kokoh, dan aman dari ancaman cuaca buruk. Apapun kondisinya, pekerjaan harus tetap berjalan sebaik mungkin,” ungkap salah satu perwira Satgas yang memantau langsung pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan pembangunan Rutilahu ini merupakan salah satu program unggulan dalam pelaksanaan TMMD ke-130, yang tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik bangunan rumah, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kehangatan bagi keluarga penerima manfaat. Kehadiran para anggota Satgas di tengah cuaca yang menantang ini juga disambut dengan rasa haru dan apresiasi yang mendalam dari Bapak Sobar beserta keluarga.
“Saya sangat terharu. Cuaca sedang tidak baik, namun Bapak-bapak dari TNI tetap datang dan bekerja untuk saya. Semoga Tuhan senantiasa melindungi dan memberkahi langkah mereka sekalian,” ujar Bapak Sobar dengan mata berkaca-kaca.
Tidak sendirian, warga sekitar juga ikut turun membantu sambil bergantian meneduh saat hujan turun, lalu kembali bekerja begitu cuaca agak cerah. Inilah wujud nyata dari semangat gotong royong yang tumbuh subur di tengah masyarakat, serta kebersamaan yang tak terpisahkan antara TNI dan rakyat. Angin dan hujan mungkin datang dan pergi, namun tekad untuk membangun kesejahteraan masyarakat tetap kokoh berdiri, sama kokohnya dengan pondasi rumah yang sedang dibangun bersama-sama ini.
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran berkomitmen untuk tetap menyelesaikan seluruh sasaran kegiatan, termasuk pembangunan fisik jalan, fasilitas umum, maupun program Rutilahu, dengan kualitas terbaik dan tepat waktu, apa pun tantangannya. Semoga hunian yang sedang dibangun ini kelak menjadi rumah yang melindungi dan membahagiakan keluarga Bapak Sobar, serta menjadi bukti nyata kehadiran negara dan kepedulian sesama warga masyarakat.












