Pangandaran,BeritaAktual.online
Wakil Bupati Pangandaran, Ino Darsono resmi mengumumkan arah politik barunya dengan bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia.
Momentum tersebut menjadi perhatian publik setelah Ino melakukan kunjungan ke Kota Solo dan bertemu Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo.
Kabar bergabungnya Ino ke PSI ramai diperbincangkan di media sosial dan viral di berbagai platform digital. Salah satunya melalui unggahan akun TikTok @Solokini yang menampilkan momen kedatangan Ino di Solo.
Dalam video yang beredar, Ino terlihat mengenakan pakaian putih dipadukan dengan ikat kepala tradisional bernuansa hitam dan biru.
Saat memberikan keterangan kepada awak media, Ino didampingi Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin, serta Ketua DPD PSI Kabupaten Pangandaran, Yayan Sugiyantoro.
Di hadapan wartawan, Ino menjelaskan perjalanan politiknya hingga akhirnya memilih PSI sebagai kendaraan politik baru.
Saya mulai aktif di dunia politik sejak tahun 2011 melalui PAN. Kemudian pada tahun 2018 saya memutuskan mundur. Hari ini saya kembali berkomitmen aktif di partai politik dan pilihan saya jatuh kepada PSI,” ujar Ino Darsono.
Menurutnya, PSI memiliki semangat dan visi yang dekat dengan gaya kepemimpinan Jokowi yang selama ini ia kagumi. Hal itu menjadi salah satu alasan utama dirinya mantap bergabung dengan partai tersebut.
Bagi saya, Pak Jokowi adalah sosok pemimpin yang luar biasa. Mudah-mudahan melalui PSI saya bisa belajar banyak tentang kepemimpinan dan membawa manfaat untuk masyarakat Pangandaran,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD PSI Pangandaran, Yayan Sugiyantoro membenarkan bergabungnya Ino Darsono ke PSI.
Ia menyebut kehadiran Wakil Bupati Pangandaran itu menjadi energi baru bagi partai di daerah.
Iya, benar. Pak Ino sekarang sudah menjadi bagian dari PSI,” singkat Yayan saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).
Pasca bergabungnya Ino, jajaran pengurus PSI Pangandaran dikabarkan akan segera menggelar konsolidasi internal guna menyusun strategi politik dan penguatan organisasi menghadapi agenda politik mendatang di Kabupaten Pangandaran. ( yaya)










