Upacara HUT ke-27 Berubah Duka, Bripka Zulfa Wafat di Tengah Pengabdian

0:00

Aceh Singkil , beritaaktual.online.

Suasana khidmat yang menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Aceh Singkil pada Senin (27/04/2026) mendadak berubah menjadi haru yang mendalam. Di tengah jalannya upacara yang penuh makna dan kebersamaan itu, seorang anggota Polres Aceh Singkil, Bripka Zulfa, menghembuskan napas terakhirnya.

 

Peristiwa memilukan tersebut terjadi saat upacara masih berlangsung. Almarhum yang berdiri dalam barisan peserta tiba-tiba tampak lemas. Dengan sigap, petugas yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya almarhum dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Namun, takdir berkata lain. Meski upaya terbaik telah dilakukan, Bripka Zulfa dinyatakan meninggal dunia.

Kepergiannya meninggalkan duka yang begitu dalam, tidak hanya bagi keluarga tercinta, tetapi juga bagi rekan-rekan sejawat serta seluruh peserta upacara yang turut menyaksikan peristiwa tersebut.

 

Di momen bersejarah bagi daerah itu, kepergian almarhum seakan menjadi pengingat bahwa di balik semarak peringatan, kehidupan tetap menyimpan rahasia dan ujian yang tak terduga. Isak haru dan rasa kehilangan pun menyelimuti suasana, menggantikan semangat kebersamaan yang sebelumnya terasa hangat.

 

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum. Dengan suara penuh keprihatinan, ia mewakili pemerintah daerah dan seluruh masyarakat menyampaikan rasa duka yang tulus.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bripka Zulfa. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, dan ditempatkan di sisi Allah SWT,” ujarnya.

 

Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

 

“Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, keteguhan hati, serta keikhlasan dalam menerima musibah ini,” tambahnya.

 

Kepergian Bripka Zulfa bukan sekadar kehilangan bagi institusi kepolisian, tetapi juga bagi masyarakat Aceh Singkil secara luas. Dedikasi dan pengabdiannya selama ini akan senantiasa dikenang sebagai bagian dari pengorbanan tulus dalam menjalankan tugas negara—sebuah jejak pengabdian yang akan terus hidup dalam ingatan banyak orang.

 

 

Reports : syah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *