ACEH SINGKIL / beritaaktual.online
Pelaksanaan kegiatan Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil menuai sorotan. Pasalnya, aktivitas dinilai minim keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Ketua Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat (GPPM) Aceh Singkil, Masdi, mengatakan setiap kegiatan pansus yang menggunakan anggaran negara dan memiliki kepentingan publik seharusnya disampaikan secara terbuka kepada masyarakat melalui publikasi yang memadai.
“Pansus merupakan kegiatan khusus yang diatur dalam regulasi. Namun dalam pelaksanaannya, kegiatan pansus tersebut seharusnya dipublikasikan agar masyarakat mengetahui apa yang sedang dikerjakan, siapa saja yang dipanggil, serta sejauh mana progresnya,” ujar Masdi, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, minimnya informasi mengenai agenda, hasil rapat maupun perkembangan kerja pansus berpotensi memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
“Kalau tidak dipublikasikan, masyarakat tentu akan bertanya-tanya. Kondisi seperti ini dapat memunculkan dugaan atau kecurigaan adanya permainan antara tim pansus dengan pihak-pihak yang menjadi objek pembahasan. Ini yang harus dihindari,” katanya.
Masdi menegaskan, keberadaan pansus seharusnya menjadi instrumen DPRK untuk melakukan pembenahan terhadap persoalan yang sedang ditangani, bukan justru menimbulkan ruang gelap yang memicu ketidakpercayaan publik.
“Jangan sampai pansus hanya menjadi kegiatan seremonial yang tidak menghasilkan rekomendasi nyata. Lebih jauh lagi, jangan sampai muncul anggapan bahwa pansus dijadikan alat untuk mencari keuntungan tertentu. Karena ketika prosesnya tertutup, ruang bagi munculnya dugaan-dugaan seperti itu akan semakin besar,” tegasnya.
Ia juga mendorong pimpinan DPRK Aceh Singkil agar membuka akses informasi kepada masyarakat dengan mempublikasikan setiap tahapan kerja pansus, mulai dari agenda rapat, kunjungan lapangan, hingga rekomendasi akhir yang dihasilkan.
“Keterbukaan informasi adalah bentuk pertanggungjawaban kepada rakyat. Jika seluruh proses dilakukan secara transparan, maka masyarakat akan melihat bahwa pansus benar-benar bekerja untuk kepentingan publik, bukan untuk kepentingan segelintir pihak,” pungkas Masdi.
Reports : ( syah )












