Pangandaran,BeritaAktual.online
Pondok Pesantren Assujaiyah, Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus meningkatkan peran pesantren dalam kehidupan sosial masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, disampaikan bahwa pondok pesantren memiliki peran penting sebagai pusat pendidikan Islam, pembentukan akhlak, syiar agama, serta pemberdayaan masyarakat di Indonesia.
Pesantren tidak hanya menjadi tempat untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjadi wadah pembentukan kepribadian dan akhlak mulia.
Pendidikan yang diberikan mencakup berbagai ilmu keislaman, seperti fikih, tafsir, hadis dan tasawuf, serta pendidikan formal maupun nonformal.
Selain bidang pendidikan, lembaga dakwah dan syiar Islam juga memiliki peran dalam menyebarkan ajaran Islam yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin.
Masjid dan majelis menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat sekaligus sarana menjaga nilai dan norma agama di tengah perubahan zaman.
Sementara itu, melalui lembaga pemberdayaan masyarakat, pesantren diharapkan mampu ikut mendorong pembangunan sosial dan kemandirian ekonomi umat.
Pesantren juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai kalangan tanpa membedakan status sosial, sehingga dapat memperkuat kohesi sosial dan persatuan bangsa.
Camat Parigi Ruhandi, S.Ag., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan Maulid Nabi yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Assujaiyah.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi ini mari kita jadikan momentum untuk meningkatkan keimanan, memperkuat ukhuwah dan silaturahmi, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW. Pesantren memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Ruhandi.
Ia menambahkan, keberadaan pondok pesantren di tengah masyarakat diharapkan terus memberikan kontribusi positif, tidak hanya dalam bidang pendidikan agama, tetapi juga dalam bidang sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pesantren harus terus menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang religius, mandiri dan memiliki semangat kebersamaan. Dengan sinergi antara pesantren, pemerintah dan masyarakat, pembangunan di Kecamatan Parigi dapat berjalan semakin baik,” pungkasnya.












