Bener Meriah – Beritaaktual.online.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bahwa pihak sekolah berhak dan dipersilakan menolak paket Makan Bergizi Gratis (MBG) jika makanan yang dikirimkan terbukti mengeluarkan bau tak sedap atau tidak memenuhi syarat kelayakan.
Hak Penolakan oleh Sekolah: Pihak sekolah diminta tegas untuk menghentikan pembagian atau menolak paket MBG apabila makanan dicurigai basi, beraroma busuk, atau tidak layak konsumsi demi keselamatan siswa.
Sama hal nya dengan salah satu dapur SPPG MBG yang berada di jalan bandara rembele – Desa Burni Telong, Kecaman Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Rabu, 23 September 2026.
Distribusi Ompreng MBG dari salah satu dapur SPPG yang berada di kampung Burni Telong, tepatnya berada di Belakang pasar kopas tak layak dikonsumsi oleh para siswa di sejumlah sekolah yang berada di bawah pengelolaan Makan Bergizi Gratis oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.
Seperti di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Binaan Unggul Bener Meriah, kurang lebih ada 600 an lebih ompreng yang berisi Makan Bergizi Gratis yang tak layak di konsumsi oleh para Siswa-siswi dan para dewan guru.
Pasalnya ompreng yang sempat mau akan di turunkan oleh karyawan Atau petugas SPPG Dapur MBG Burni Telong itu langsung di cek oleh pihak penerima di sekolah.
Namun bukan malah makan bergizi graris yang diterima tetapi makanan yang sudah beraroma dan berbau busuk, untung saja pihak sekolah bisa mengecek isi dari ompreng itu, akhirnya semua ompreng yang hampir sempat di turunkan itu pun di kembalikan kepada petugas pengantaran/pendistribusian onpreng itu.
“Iya pendistribusian makan bergizi gratis mengeluarkan aroma bau busuk sehingga kami pihak sekolah tidak dapat menerima ompreng yang baru akan di turunkan dari mobil SPPG Pengangkut Ompreng itu, untungnya setiap ompreng itu sampai kami dari pihak guru bisa mengecek isi makanan yang berada di dalam ompreng itu” ucap salah seorang dewan guru di SMA Negeri Binaan Unggul Bener Meriah kepada media BeritaAktual.Online.
Sama hal nya seperti salah seorang siswa juga mengatakan hal serupa kepada media BeritaAktual.Online “iya betul seharusnya kami ada kelas sore di sekolah, tapi akibat makan bergizi gratis yang katanya mengeluarkan bau busuk itu, akhirnya kami pun diizinkan untuk pulang kerumah masing-masing, dikarenakan kami para siswa yang belajar dan mengikuti kelas sore tidak membawa bekal makan siang” ucap salah seorang siswa yang masih berada di area sekolah.
Hingga berita ini dimuat di Media BeritaAktual.Online belum ada pihak SPPG Burni Telong yang dapat di konfirmasi. Apabila ada pihak yang bisa di konfirmasi maka Media ini siap untuk menerima klarifikasi. ***
***(Red)












