JELANG RESEPSI PERNIKAHAN, MASYARAKAT BONTO MATE’NE LESTARIKAN TRADISI ADAT SAMPULOA ANRUA DAN APPADDEKKO

BANTAENG – Beritaaktual. Online. 

Menjelang pelaksanaan resepsi pernikahan yang dijadwalkan berlangsung besok, Kamis (25/6/2026), warga di lingkungan Morowa, Desa Bonto Mate’ne, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, kembali menghidupkan warisan leluhur dengan menggelar rangkaian adat Sampuloa Anrua.

Kegiatan inti yang dilaksanakan sehari sebelumnya, tepatnya Rabu (24/6/2026), dikenal dengan nama tradisi Appaddekko — sebuah bagian penting yang selalu dilestarikan dan tidak terpisahkan dari seremonial pernikahan adat di wilayah tersebut.

 

Sebagai budaya yang telah diwariskan secara turun‑temurun sejak lama, Sampuloa Anrua dan rangkaian prosesinya kini diakui masyarakat setempat sebagai salah satu simbol kerukunan dan persatuan. Bukan sekadar pelengkap acara, tradisi ini berfungsi sebagai wadah mempertemukan warga, mempererat tali silaturahmi, serta membangun semangat kebersamaan dan gotong‑royong dalam memeriahkan pesta.

 

Suasana semakin semarak dan khas saat rangkaian kegiatan berlangsung diiringi alunan musik tradisional Gendang Tunrung Tallua. Irama yang menjadi ciri khas daerah ini selalu hadir untuk menyertai setiap tahapan adat dan menjadi pembeda budaya lokal yang masih dijaga kemurniannya hingga kini.

 

Bagi masyarakat Desa Bonto Mate’ne, pelaksanaan berulang tradisi ini merupakan bentuk penghormatan nyata terhadap nilai‑nilai leluhur yang sudah mengakar kuat dalam kehidupan sehari‑hari. Melalui kelestarian yang terus dipertahankan, warga berharap makna persaudaraan, penghargaan terhadap budaya daerah, serta semangat persatuan tetap terjaga dan dapat diteruskan kepada generasi muda di masa mendatang.

 

(Liputan : H Baso )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *