Lambatnya Pencairan Dana Stimulan, 15 Ribu Penerima Bantuan Terancam Tertahan

Aceh Tamiang — Beritaaktual. Online. 

Proses pencairan bantuan stimulan rehabilitasi rumah korban banjir di Aceh Tamiang terancam menggantung. Keterlambatan pencairan Tahap III Termin I tidak hanya merugikan 4.400 penerima yang tertunda, tetapi juga mengancam lebih dari 15.000 penerima selanjutnya yang belum bisa dibayarkan sebelum termin ini tuntas sepenuhnya.

 

Dari total sekitar 19.000 calon penerima bantuan stimulan untuk kerusakan ringan dan sedang, Tahap III Termin I mencakup 4.400 penerima. Namun hingga kini dana baru tersalurkan sekitar 86% saja. Kondisi paling memprihatinkan terjadi di Kecamatan Kota Kuala Simpang, yang penyerapannya baru mencapai 35% — terendah di seluruh wilayah.

 

Keterlambatan ini menjadi bumerang: selama termin I belum selesai 100%, maka termin II dan tahap selanjutnya yang ditunggu sekitar 15.000 warga tidak bisa diproses.

 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPBD Aceh Tamiang, Fachrudin, ST., membenarkan kondisi tersebut saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (10/8/2026).

 

“Benar, secara keseluruhan baru 86% yang terlaksana. Kecamatan Kota Kuala Simpang paling rendah, baru 35%. Ini sangat berisiko bagi pencairan termin berikutnya. Yang termin I harus selesai dulu, baru bisa dilanjutkan.”ujarnya.

 

Fachrudin memperingatkan:

 

“Jika tahap ini belum selesai, tahap berikutnya tidak bisa jalan. Ada sekitar 15.000 penerima lain yang masih menunggu. Kendala utama ada di Kecamatan Kota Kuala Simpang. Saya minta kepada seluruh Datok Penghulu, khususnya di Kecamatan Kota, untuk membantu mempercepat proses pencairan ini.”pungkasnya.

 

 

Ribuan warga terdampak bencana masih menunggu bantuan untuk memperbaiki rumah mereka. Keterlambatan yang disebabkan lambatnya penyerapan dana, terutama di Kecamatan Kota Kuala Simpang, tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Hak 15.000 warga lain tidak boleh tertahan hanya karena satu wilayah lambat bergerak.

 

 

Diminta Pemerintah Kabupaten & BPBD Aceh Tamiang segera cari solusi percepatan, jangan biarkan warga menunda perbaikan rumah,

Para Datok Penghulu Se-Kecamatan Kota Kuala Simpang di minta bergerak cepat, urus administrasi warga agar tidak jadi penghambat,

 

Inspektorat & Dinas Terkait telusuri akar penyebab lambatnya penyerapan dana di Kecamatan Kota Kuala Simpang , apakah karena birokrasi berbelit atau kelalaian administrasi.

 

Catatan Redaksi: media ini akan terus memantau perkembangan pencairan dana stimulan ini demi memastikan hak warga segera terpenuhi. Pihak terkait dipersilakan memberikan tanggapan untuk keberimbangan berita.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *