Bupati Aceh Tamiang Bersama Tim Kemenperak Tinjau Lokasi Calon Hunian Tetap, Siapkan 2.212 Unit Rumah Permanen Tahun Ini

0:00

ACEH TAMIANG – Beritaaktual. Online. 

Di tengah langkah percepatan pemulihan pasca bencana banjir bandang yang melanda wilayah ini pada November 2025, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan keseriusan mewujudkan hunian yang aman dan layak bagi masyarakat. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja peninjauan langsung ke lokasi calon pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang dilaksanakan pada Sabtu, 19 Juni 2026.

Apa: Peninjauan kesesuaian dan kesiapan lahan calon pembangunan Hunian Tetap, sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

 

Dilakukan oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, didampingi langsung oleh tim teknis dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

 

Berada di dua titik strategis, yaitu Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak dan Kampung Selamat, Kecamatan Tenggulun.

Dilaksanakan pada Sabtu, 19 Juni 2026, dalam rangkaian agenda percepatan pemulihan tahun berjalan.

 

Untuk memastikan ketersediaan lahan yang memenuhi syarat teknis, aman dari ancaman bencana, serta mempercepat realisasi janji pemerintah pusat memberikan tempat tinggal permanen bagi korban terdampak.

 

Melalui verifikasi lapangan terpadu antara pemerintah daerah dan kementerian teknis; rencananya pembangunan akan dilaksanakan bertahap sepanjang tahun 2026 dengan total 2.212 unit yang tersebar di sejumlah lokasi yang telah ditetapkan.

 

Dalam peninjauan yang berlangsung dengan suasana tertib dan penuh harapan tersebut, Bupati Armia Pahmi menekankan bahwa pemenuhan hak masyarakat atas tempat tinggal yang layak dan aman menjadi skala prioritas tertinggi dalam agenda kerja pemerintah daerah saat ini.

 

“Langkah pemulihan kita lakukan satu per satu namun tetap berjalan terus dan tidak pernah berhenti. Segala bentuk bantuan dan dukungan yang telah dijanjikan Pemerintah Pusat akan kita kejar dan tuntaskan sepenuhnya, hingga seluruh masyarakat yang terdampak dapat kembali memiliki hunian permanen yang nyaman dan terlindungi,” tegas Bupati di hadapan tim pendamping dan aparat wilayah setempat.

 

Sebagai bagian dari rangkaian pemulihan yang menyeluruh, sebelum tahap pembangunan Huntap ini berjalan, pemerintah daerah bersama dukungan pusat telah lebih dulu meresmikan sejumlah kompleks Hunian Sementara (Huntara). Selain itu, bantuan stimulan perbaikan rumah juga telah disalurkan kepada ribuan Kepala Keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang, guna mendukung kecepatan pemulihan aktivitas kehidupan warga.

 

Dengan tersedianya lahan yang telah dinilai layak dan dukungan penuh dari kementerian terkait, pembangunan 2.212 unit hunian tetap ini diharapkan menjadi tonggak penting kebangkitan Aceh Tamiang, memberikan kepastian rasa aman dan ketenangan jiwa bagi masyarakat yang pernah dilanda musibah.

 

Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *