Integritas Kejari Kabupaten Bandung Teruji: Gabungan Organisasi Beri Penghargaan atas Pengungkapan Kasus PT. BDS

0:00

Bandung,BeritaAktual.online

Suasana berbeda terasa di Aula Lantai 2 Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung. Di tengah momentum peringatan Hari Kartini, gelombang dukungan publik menggema. Gabungan aliansi organisasi masyarakat sipil datang bukan untuk berunjuk rasa, melainkan membawa simbol penghormatan: sebuah plakat apresiasi atas keberanian dan integritas dalam penegakan hukum.

Aliansi Masyarakat Kabupaten Bandung Pemerhati Kasus PT. BDS (AMPK BDS) secara langsung menyambangi institusi penegak hukum tersebut, menandai babak penting dalam perjalanan pengusutan dugaan korupsi yang selama ini menyita perhatian publik.

Dipimpin oleh Yunan Buwana dari LSM Baladhika Adhyaksa Nusantara (BAN), kehadiran mereka bukan sekadar seremoni. Bersama tokoh-tokoh dari berbagai organisasi, seperti Koko Asmara (LSM Penjara PN), BM. Sihombing (LSM Solusi), Jointar Gultom (LSM KPK Nusantara), Sanjaya (BBC Bansel), Muh. Iwan (LSM Aliansi Tanpa Batas), Yeni Rilismawati (LSM GANN), Wilson (LSM KOREK), Joker (LSM PMPRI), serta Atin Nurhayati, S.H. dan Diki Winandi selaku koordinator Komunitas Dalem Bandung Bergerak. Mereka menyuarakan satu pesan tegas: masyarakat mengawasi, sekaligus mendukung penegakan hukum yang bersih dan berani.

Dalam pidatonya yang penuh penekanan, Yunan menyampaikan bahwa langkah Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung dalam menetapkan tersangka pada kasus PT. BDS adalah bukti nyata bahwa hukum masih berdiri tegak di tengah berbagai tekanan.

Ini bukan sekadar penghargaan. Ini adalah suara masyarakat. Kami melihat keberanian, kami melihat ketegasan, dan hari ini kami menyatakan bahwa integritas itu nyata,” ujarnya Yunan dengan lantang, Selasa, (21/4/2026).

Ia juga menyoroti bahwa kasus PT. BDS telah menjadi perhatian luas masyarakat, sehingga transparansi dan ketuntasan penanganannya menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

Di sisi lain, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, Nurmajayani, S.H., M.H., menerima penghargaan tersebut dengan sikap tegas namun rendah hati. Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan institusinya bukanlah pencapaian individu, melainkan bagian dari komitmen kolektif untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Kepercayaan publik adalah energi bagi kami. Penanganan kasus ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa hukum tidak hanya tajam ke bawah, tetapi juga berani menyentuh siapa pun yang melanggar,” ungkapnya.

Ia juga memberikan sorotan khusus kepada jajaran Bidang Pidana Khusus yang dipimpin oleh Wawan Kurniawan, S.H., M.H., yang dinilai telah bekerja tanpa lelah dalam membongkar perkara yang kompleks tersebut.

Momen ini tidak hanya menjadi seremoni penghargaan, tetapi juga simbol kuatnya kolaborasi antara masyarakat sipil dan aparat penegak hukum. Di tengah tantangan pemberantasan korupsi yang kian kompleks, sinergi ini menjadi harapan baru, bahwa transparansi, keberanian, dan integritas masih menjadi fondasi utama dalam menegakkan keadilan.

Kasus PT. BDS kini bukan lagi sekadar perkara hukum. Ia telah menjelma menjadi cermin: sejauh mana komitmen negara dan masyarakat berjalan seiring dalam melawan korupsi.
( yaya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *