Aceh Tamiang – Beritaaktual. Online.
1 Mei 2026 – Pihak penyelenggara proyek pekerjaan revitalisasi TK Peduli kampung Rongoh, Kecamatan Tamiang hulu, telah mengeluarkan pernyataan untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait isu nepotisme. Berdasarkan hasil verifikasi data dan dokumen administrasi, dugaan adanya praktik pengangkatan keluarga atau kroni dalam proyek tersebut dinyatakan tidak benar dan tidak memiliki dasar yang kuat.
Tim pelaksana yang di dampingi ketua komite menjelaskan secara detail kepada media ini,
Beserta menunjukan SK tim pelaksanaan kegiatan, terlihat jelas nama tersebut tidak ada hubungan keluarga, jadi jauh dari kata nepotisme.
“Dugaan itu tidak benar bang, namun saat di konfirmasi kemarin itu, dia bukan kepsek, namun dia bendahara, lilin Marlina, namun lilin merasa bingung untuk menjawab, maka ia tidak menjawab, ia bukan kepsek, melainkan bendahara, kepsek nya, Amarsyah, MS, bukan lilin Marlina, “jelas komite.
Lilin Marlina, membenarkan jika dirinya bukan kepsek, namun saat di konfirmasi awak media, merasa bingung, sehingga terjadi kesalah pahaman.
” Iya bang, saya sebenarnya bukan kepsek, saya bendahara, namun saat bang konfirmasi, saya bingung untuk menjawabnya karena saya belum pernah sebelumnya jadi pelaksana kegiatan, “terang lilin Marlina.
Dari pantauan awak media proses regulasi sudah sesuai sop,
1. Proses Transparan: Seleksi calon pekerja dan mitra kerja telah dilakukan melalui mekanisme yang terbuka, kompetitif, dan sesuai dengan prosedur operasional standar yang berlaku.
2. Kualifikasi Profesional: Penempatan personel dilakukan semata-mata berdasarkan keahlian, pengalaman, serta kualifikasi teknis yang dibutuhkan untuk menjamin kualitas pekerjaan.
3. Legalitas Terjamin: Seluruh dokumen perjanjian kerja dan administrasi telah diperiksa dan dinyatakan sah serta mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Imbauan kepada Masyarakat
Kami memahami bahwa keprihatinan publik terhadap transparansi penggunaan anggaran dan penyaluran pekerjaan adalah hal yang wajar. Namun, kami menghimbau seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi atau berita bohong (hoax) yang dapat meresahkan masyarakat dan mencoreng nama baik institusi serta pekerja yang terlibat.
“Kami berkomitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap tahapan proyek revitalisasi ini. Isu yang berkembang adalah kesalahpahaman yang muncul akibat informasi yang tidak lengkap,” Ujar komite.
Komitmen Menyelesaikan Tugas
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan situasi dapat kembali kondusif. Seluruh pihak akan tetap fokus dan bekerja maksimal agar proyek revitalisasi ini dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai spesifikasi teknis, dan memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat luas.
Kami terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun, namun memohon agar segala hal disampaikan dengan data yang akurat.













