Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Ormas Garda Damai Aceh Gelar Kirab Sebar Pesan Persatuan

ACEH BESAR — Beritaaktual. Online. 

Memperingati 21 tahun Perdamaian Aceh atau MoU Helsinki, Ormas Garda Damai Aceh (GDA) menggelar Kirab Damai Aceh 2026, Sabtu (15/8/2026). Sekitar 250 peserta bergerak dalam konvoi melintasi wilayah Aceh Besar hingga Kota Banda Aceh membawa pesan penting: perdamaian harus terus dirawat bersama.

 

Kegiatan ini turut melibatkan Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Aceh Besar serta berbagai elemen masyarakat dan komunitas. Konvoi dilakukan menggunakan kombinasi kendaraan bermotor, mobil, dan becak sebagai simbol perdamaian yang dekat dengan seluruh lapisan masyarakat.

 

Koordinator Garda Damai Aceh, Raif Alghifari, menegaskan peringatan ini bukan sekadar seremoni belaka. Momentum 21 tahun damai adalah waktu yang tepat untuk merenung sekaligus memperkuat tekad menjaga kedamaian yang telah dirintis sejak kesepakatan Helsinki.

 

“Perdamaian Aceh adalah hasil perjalanan panjang yang harus terus kita rawat bersama. Melalui kirab ini kami ingin menyampaikan: damai itu milik seluruh masyarakat Aceh, dan menjaganya adalah tanggung jawab kita semua,” ujar Raif Alghifari.

 

Ia menambahkan, keikutsertaan generasi muda dan JASA menjadi bukti nyata bahwa semangat menjaga kedamaian masih hidup kuat. Generasi muda, kata dia, wajib paham sejarah agar tidak mengulangi peristiwa kelam dan bisa melanjutkan pembangunan yang sudah terbangun.

 

“Generasi muda harus menjadi penjaga perdamaian. Mereka perlu paham sejarah konflik dan proses damai ini agar pengalaman masa lalu menjadi pelajaran membangun masa depan lebih baik,” tegasnya.

 

Kirab ini mengusung tema “Bersatu dalam Damai, Maju dalam Kebersamaan, Menuju Aceh Sejahtera”. Maknanya jelas: perdamaian bukan sekadar tidak ada perang, tetapi terwujudnya persatuan, stabilitas, hingga kesejahteraan nyata bagi seluruh warga Aceh.

 

Garda Damai Aceh berharap semangat “Aceh Damai” tidak hanya dirayakan setahun sekali, tetapi tumbuh menjadi budaya dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan di tanah Aceh. Perdamaian yang terjaga baik menjadi modal utama agar Aceh senantiasa aman, maju, dan sejahtera untuk sekarang maupun masa depan.

Visited 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *