Revitalisasi SLB Al-Ahda Kuningan Rp790 Juta Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Keselamatan Kerja”

0:00

KUNINGAN — Beritaaktual. Online. 

Rabu 19 Mei 2026,Proyek revitalisasi SLB Al-Ahda yang berlokasi di Jalan Sidaraja Ciomas, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, menjadi sorotan setelah sejumlah pekerja di lapangan diduga tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat melaksanakan pekerjaan proyek.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, proyek revitalisasi Sekolah Luar Biasa (SLB) tersebut mendapat bantuan pemerintah melalui Program Revitalisasi SLB Tahun 2026 dengan sumber dana APBN sebesar Rp790.015.000.

Saat melakukan konfirmasi di lokasi proyek, awak media sempat menemui seorang kepala mandor yang disebut berasal dari wilayah Cirebon. Dalam keterangannya, ia mengaku hanya bertugas mengatur para pekerja di lapangan.

 

“Kita mah cuma ngatur pekerja aja,” ujar kepala mandor kepada awak media.

 

Namun demikian, kondisi di lapangan menimbulkan pertanyaan serius terkait penerapan standar keselamatan kerja. Pasalnya, sejumlah pekerja terlihat tidak menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm proyek, sepatu safety, maupun perlindungan kerja lainnya sebagaimana lazim diterapkan dalam proyek pembangunan yang menggunakan anggaran negara.

 

Selain itu, awak media juga mengaku telah beberapa kali mendatangi lingkungan sekolah guna melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah terkait pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut. Akan tetapi, hingga berita ini diturunkan, kepala sekolah belum berhasil ditemui.

 

Kurangnya keterbukaan informasi dari pihak pelaksana maupun pihak sekolah dinilai dapat memunculkan berbagai asumsi di tengah masyarakat. Padahal, proyek yang bersumber dari uang negara seharusnya dilaksanakan secara transparan, profesional, serta mengedepankan aspek keselamatan kerja.

Masyarakat berharap dinas terkait dan pihak pelaksana proyek dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai teknis pekerjaan, pengawasan proyek, serta standar keselamatan kerja yang diterapkan agar pembangunan revitalisasi sekolah berjalan sesuai aturan dan tidak mengabaikan keselamatan para pekerja.

 

Dewa

Kaperwil jabar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *