Kuningan – Beritaaktual. Online.
Senin 1 Juni 2026
Peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Kuningan diduga semakin marak dan dijual secara bebas di sejumlah warung maupun toko. Kondisi tersebut dinilai merugikan negara karena berpotensi menghilangkan penerimaan dari sektor cukai sekaligus menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat bagi pelaku usaha yang taat aturan.
Menanggapi fenomena tersebut, Dewa selaku Kepala Perwakilan Jawa Barat Beritaaktual.online menegaskan bahwa pihak-pihak terkait harus segera mengambil langkah konkret dan tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Peredaran rokok ilegal tidak boleh dibiarkan. Aparat penegak hukum bersama instansi terkait harus melakukan pengawasan, penertiban, dan penindakan sesuai regulasi yang berlaku. Negara dirugikan, sementara pelaku usaha yang patuh terhadap aturan juga terdampak,” tegas Dewa.
Menurutnya, maraknya peredaran rokok tanpa pita cukai resmi, menggunakan pita cukai palsu, atau pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan. Selain merugikan keuangan negara, praktik tersebut berpotensi menimbulkan persoalan hukum bagi para pelaku yang terlibat dalam distribusi maupun penjualannya.
Dewa juga mendorong masyarakat agar lebih cermat dan tidak membeli produk rokok yang diduga ilegal. Partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak berwenang dinilai penting untuk membantu upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Kuningan.
“Kami meminta instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan di lapangan serta menindak tegas pelaku yang terbukti memperjualbelikan rokok ilegal. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan tanpa pandang bulu agar memberikan efek jera,” ujarnya.
Beritaaktual.online akan terus mengawal perkembangan persoalan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Kuningan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum, perlindungan konsumen, serta optimalisasi penerimaan negara dari sektor cukai.
Dewa
Kaperwil jabar












