Lumpuh Pasca Banjir Bandang, Siswa SDN 2 Lokop Terpaksa Belajar di Lantai Kantor Desa

0:00

Aceh Timur, beritaaktual.onlineDampak banjir bandang yang menerjang wilayah Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, menyisakan duka mendalam bagi dunia pendidikan. Kondisi paling memprihatinkan terlihat di SDN 2 Lokop, di mana puluhan siswa terpaksa menjalani proses belajar mengajar dalam kondisi seadanya tanpa alas lantai yang layak, Jumat (10/4/2026).

Lantaran bangunan sekolah yang belum pulih dan tidak bisa digunakan, sebanyak 56 siswa-siswi SDN 2 Lokop harus mengungsi ke Kantor Gecik (Kepala Desa) Umah Taring. Meski semangat belajar tetap tinggi, mereka terpaksa duduk langsung di atas lantai tanpa beralaskan karpet maupun meja-kursi yang memadai.

Adnan Yoga, atau yang akrab disapa Raju, warga Desa Umah Taring, menyampaikan bahwa pemandangan ini memperburuk keadaan psikologis dan kenyamanan siswa dalam belajar.

“Meskipun kondisi belum pulih, siswa-siswi tetap dipaksa belajar di Kantor Gecik. Namun, kondisinya sangat memprihatinkan karena mereka belajar di lantai tanpa alas karpet,” ujar Raju kepada media.

Kondisi darurat ini memicu desakan agar pemerintah daerah segera turun tangan. Warga berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur segera menyalurkan bantuan darurat.

“Kami sangat berharap kepada Dinas Pendidikan dan BPBD Aceh Timur untuk segera memberikan bantuan perlengkapan, setidaknya karpet dan alat tulis, untuk memudahkan proses belajar anak-anak SDN 2 Lokop ini,” tambah Raju.

Hingga berita ini diturunkan, para siswa masih bertahan belajar di kantor desa sambil menunggu adanya kepastian bantuan dan perbaikan fasilitas sekolah mereka yang rusak diterjang banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *