Diskominfo Pangandaran Perkuat Transformasi Digital Desa Melalui Program Saba Desa dan Pemanfaatan Domain desa.id

0:00

Pangandaran,BeritaAktual.online
Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) terus mendorong percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah penguatan pemanfaatan domain desa.id sebagai identitas resmi digital pemerintahan desa melalui program Saba Desa.

Hingga pertengahan Juni 2026, sebanyak 33 desa di Kabupaten Pangandaran telah berhasil mengaktifkan dan menggunakan domain desa.id untuk website resmi desa masing-masing.

Keberadaan website desa tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah desa dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih transparan, cepat, dan terpercaya berbasis teknologi informasi.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari, mengatakan bahwa digitalisasi desa saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dipenuhi agar desa mampu mengikuti perkembangan zaman.

Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan bagi pemerintahan desa agar tidak tertinggal.
Melalui program Saba Desa, kami turun langsung ke desa-desa untuk memberikan sosialisasi dan pendampingan agar aparatur desa mampu mengelola website secara aktif, transparan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui program Saba Desa, tim Diskominfo melakukan kunjungan langsung ke desa-desa untuk memberikan edukasi dan pendampingan terkait pengelolaan website desa.

Fokus utama program ini adalah meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam menyajikan informasi publik, mendokumentasikan kegiatan pembangunan, serta memanfaatkan teknologi digital untuk pelayanan masyarakat.

Menurut Tonton Guntari, penggunaan domain desa.id memiliki berbagai manfaat strategis. Selain menjadi sarana keterbukaan informasi publik dan transparansi penggunaan anggaran desa, website desa juga dapat menjadi etalase digital untuk mempromosikan potensi wisata, produk UMKM, serta berbagai unggulan lokal yang dimiliki masing-masing desa.

Website desa dengan domain desa.id juga menjadi sarana efektif untuk menangkal penyebaran hoaks.

Masyarakat dapat memperoleh informasi yang valid dan resmi langsung dari pemerintah desa, sehingga kepercayaan publik terhadap informasi yang disampaikan semakin meningkat,” tambahnya.

Selain itu, website desa berfungsi sebagai pusat arsip digital kegiatan pembangunan, dokumentasi program pemerintah desa, sekaligus menjadi salah satu indikator penilaian dalam berbagai lomba administrasi dan kearsipan desa.

Ke depan, Diskominfo Pangandaran berharap pemanfaatan domain desa.id dapat terus diperluas dan dioptimalkan oleh seluruh desa di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat akses informasi publik serta menjadikan Pangandaran sebagai salah satu daerah yang berkomitmen terhadap pengembangan desa digital secara berkelanjutan.

Sebagai informasi, domain desa.id merupakan ekstensi domain internet resmi yang disediakan khusus oleh Pemerintah Republik Indonesia bagi entitas pemerintahan desa.

Penggunaannya hanya dapat dilakukan oleh desa yang sah dan telah melalui proses verifikasi legalitas, sehingga informasi yang disajikan di dalamnya memiliki tingkat kepercayaan dan akuntabilitas yang tinggi.
( yaya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *