Aceh Barat – Beritaaktual.Online.
5 Juni 2026 , Di tengah dunia yang semakin sibuk oleh perbedaan, persaingan, dan berbagai krisis kemanusiaan, jutaan manusia dari berbagai bangsa, bahasa, warna kulit, profesi, dan latar belakang kembali berkumpul di satu titik yang sama: Baitullah.
Mereka meninggalkan rumah, jabatan, harta, dan kenyamanan hidup untuk memenuhi panggilan yang sama. Mengenakan pakaian yang sama. Menghadap kiblat yang sama. Mengucapkan talbiyah yang sama.
Fenomena spiritual terbesar di dunia tersebut menjadi inspirasi bagi AKQ – Akademi Kehidupan Qur’ani bersama Jama’ah Beut Droe untuk mengangkat tema:
“Ketika Hati Rindu ke Baitullah”
Haji dan Umrah: Jalan Menuju Kepada Allah
dalam kegiatan rutin mingguan Gerakan 15 Menit Membaca yang akan dilaksanakan pada:
📍 Teugu Teuku Umar, Batee Puteh, Aceh Barat
🗓️ Minggu, 7 Juni 2026
🕖 Pukul 07.00 WIB s/d selesai
Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan momentum Hari Kepedulian Sedunia, sebuah momentum yang mengingatkan pentingnya persaudaraan, empati, dan kepedulian antar sesama manusia.
Menurut AKQ, tidak ada simbol persatuan manusia yang lebih kuat daripada Ka’bah.
Di tempat itulah manusia belajar bahwa tidak ada perbedaan antara kaya dan miskin, pejabat dan rakyat, ulama dan masyarakat biasa. Semua berdiri sebagai hamba Allah yang sama-sama membutuhkan rahmat-Nya.
Dalam forum tersebut, jama’ah akan membedah buku karya Ustadz Syamsul Kamal berjudul:
📘 “Ketika Hati Rindu ke Baitullah”
Buku tersebut tidak hanya membahas haji dan umrah sebagai perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga mengajak pembaca memahami perjalanan yang lebih penting, yaitu perjalanan hati menuju Allah.
Peserta akan diajak merenungi berbagai pertanyaan mendasar:
Mengapa manusia merindukan Baitullah?
Mengapa ada orang yang mampu sampai ke Ka’bah tetapi belum menemukan perubahan dalam hidupnya?
Apakah yang sebenarnya dicari manusia dalam perjalanan haji dan umrah?
Dan mengapa kerinduan kepada Allah sering kali tersembunyi di balik berbagai pencarian manusia selama hidupnya?
Sebagaimana kegiatan sebelumnya, forum ini akan diawali dengan:
📖 Mengaji 5 ayat Al-Qur’an beserta artinya,
📚 Membaca 3 hadis beserta maknanya,
📘 Gerakan 15 Menit Membaca,
🌿 Sharing pembelajaran dan refleksi kehidupan,
🤲 Zikir dan doa bersama.
Ustadz Syamsul Kamal mengatakan bahwa kerinduan kepada Baitullah pada hakikatnya adalah kerinduan fitrah manusia untuk kembali kepada Allah.
“Tidak semua yang belum sampai ke Baitullah tidak dicintai Allah. Dan tidak semua yang telah sampai ke Baitullah telah sampai kepada Allah. Sebab yang paling penting bukan sekadar kaki yang menapaki Tanah Suci, tetapi hati yang menemukan jalan pulang kepada Rabb-nya,” ujar Ustadz Syamsul Kamal.
Menurutnya, haji dan umrah bukan sekadar perjalanan geografis dari satu negeri ke negeri lain, melainkan perjalanan penghambaan yang mengajarkan manusia tentang tauhid, kepasrahan, persaudaraan, pengorbanan, dan cinta kepada Allah.
Melalui kegiatan ini, AKQ berharap lahir ruang-ruang pembelajaran yang tidak hanya menambah pengetahuan keagamaan, tetapi juga membangkitkan kesadaran tentang makna hidup, makna perjalanan, serta makna menjadi hamba di hadapan Allah SWT.
Karena pada akhirnya, perjalanan terjauh dalam hidup manusia bukanlah perjalanan menuju suatu tempat, melainkan perjalanan menuju Tuhannya.**Rj**












